: WIB    —   
indikator  I  

Mulailah dengan perencanaan

Mulailah dengan perencanaan
Senior Advisor PT BNP ParibasInvestment Partners

Bagi Anda yang sudah memiliki ide bisnis dan ingin memulai dengan bisnis skala rumahan, kadang merasa bahwa bisnis rumahan tidak perlu terlalu dibuat terlalu rumit dan langsung saja dijalankan. Kadang tidak terpikir untuk membuat suatu perencanaan.

Pada tulisan sebelumnya, kita sudah membahas mengenai pentingnya mengikuti alur proses: mulai dari perencanaan lalu eksekusi dan evaluasi. Sekecil apapun skala bisnis yang akan dijalankan bukankah akan lebih baik jika dimulai dengan perencanaan, setelah Anda menetapkan "Tujuan" mengapa Anda ingin memulai membuka usaha di rumah.

Dengan adanya internet tidak sulit bagi Anda mencari sumber-sumber pengetahuan tentang bagaimana membuat suatu perencanaan bisnis atau yang sering disebut business plan. Banyak ragam cara untuk membuat suatu perencanaan bisnis, salah satu yang saat ini banyak direkomendasikan adalah BMC (business model canvas).

Menariknya dalam business model canvas ini adalah kita bisa mengenal sembilan komponen utama yang harus kita pahami dan harus bisa kita definisikan untuk bisnis yang akan kita jalankan. Nah, sembilan komponen utama tersebut meliputi: customer segment, value proposition, channel, customer relationship, revenue stream, key resourcess, key activities, key partnership, dan juga cost structure.

Sebagai perkenalan awal tentang business model canvas tersebut, ada beberapa tayangan video sekitar dua menit yang bisa Anda lihat di link berikut: www.businessmodelgeneration.com/canvas/bmc yang akan membuat anda tertarik untuk lebih lanjut mempelajari business model canvas ini.

Dalam hal apapun sesuatu bisa dilakukan dengan atau tanpa perencanaan. Namun jika Anda ditanya mana yang Anda akan pilih jika akan melakukan sesuatu, dengan atau tanpa perencanaan?

Merencanakan memang memerlukan pemikiran, waktu, tenaga dan lain-lain. Namun sudah banyak dibuktikan, dengan adanya perencanaan, sesederhana apapun, hasilnya akan jauh lebih baik daripada tidak ada perencanaan sama sekali.

Tak heran bila muncul pepatah: "Jika Anda gagal merencanakan, sebetulnya Anda merencanakan kegagalan". Selama mencoba.

 


Close [X]