: WIB    —   
indikator  I  

Jenis-jenis aset

Jenis-jenis aset
Senior Advisor PT BNP ParibasInvestment Partners

Melanjutkan pembahasan tentang laporan keuangan, khususnya dalam penyusunan neraca keuangan, kita perlu memahami jenis-jenis aset atau kekayaan. Istilah kekayaan dalam bahasa akuntansi sering disebut sebagai aktiva. Aset merupakan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi dan bersifat produktif, dalam arti, dapat memberikan manfaat di masa datang.

Dalam penyusunan neraca keuangan, umumnya pencantuman aset disusun berdasarkan tiga kategori, yakni aset lancar, aset tetap dan aset tak berwujud. Jika melihat penggolongan kategori sepert itu, juga mencerminkan tingkat likuiditas aset. Maksudnya, tingkat kecepatan aset-aset tersebut untuk dikonversikan menjadi uang tunai.

Aset-aset yang dikategorikan sebagai aset lancar antara lain uang kas atau setara kas, rekening tabungan di bank, deposito dan investasi lain yang segera dapat dijual, persedian bahan baku atau barang dagangan, piutang usaha dan aset lancar lain. Aset-aset yang masuk kategori sebagai aset tetap umumnya berupa aset yang lebih bersifat permanen, memiliki nilai ekonomis lebih dari satu tahun dan digunakan sebagai sarana untuk melakukan aktivitas operasional atau memberikan manfaat di masa datang. Yang masuk kategori aset tetap antara lain tanah, bangunan, kantor, kendaraan, mesin dan peralatan kantor.

Selain aset yang bersifat tetap atau terlihat secara fisik, masih ada bentuk aset yang tidak terlihat secara fisik atau tidak berwujud yang sering disebut intangible asset. Contoh aset dalam kategori ini adalah hak paten, franchise alias waralaba, merek atau brand dan aset-aset tak berwujud lain.

Menyusun neraca keuangan bukan sekedar untuk melihat seberapa besar aset atau kekayaan yang dimiliki dalam suatu usaha. Penyusunan ini akan menjadi bagian dari proses pengelolaan agar usaha yang dijalankan sebisa mungkin selalu dalam kondisi sehat secara finansial.

Pemahaman tentang jenis-jenis aset juga akan memberikan pemahaman tentang bagaimana memperoleh aset tersebut. Juga bagaimana mengelola dan memanfaatkannya sebagai sarana untuk menghasilkan manfaat sebesar-besarnya dalam menjalankan usaha.


Close [X]