kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%
KOLOM / financialwisdom

Treasury

oleh Eko P. Pratomo - Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners


Selasa, 23 Februari 2016 / 20:12 WIB
Treasury

Reporter: Eko P. Pratomo | Editor: hendrika.yunaprita

Dalam Bahasa Indonesia, beberapa kamus menerjemahkan treasury sebagai "perbendaharaan", dan "treasurer" atau orang yang mengelola dinamai "bendahara". Lalu apa bedanya dengan "akuntan"?.

Secara umum akuntan dikenal sebagai sebutan dan gelar profesional yang diberikan kepada seorang sarjana yang telah menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi pada suatu perguruan tinggi telah lulus Pendidikan Profesi Akuntansi. Dalam perusahaan, direksi bertindak sebagai bendahara yang bertanggung jawab untuk urusan keuangan disebutnya sebagai direktur keuangan. Memang wajar jika banyak akuntan yang menjadi direktur keuangan.

Sebagian masyarakat memahami manajemen keuangan identik dengan manajemen akuntansi, yang berkaitan dengan proses perencanaan, pencatatan, pelaporan dan evaluasi keuangan. Dengan bertambahnya kompleksitas transaksi, instrumen dan juga risiko keuangan yang menyertainya, divisi keuangan kadang butuh membentuk divisi tresuri, jika skala usaha kian besar atau transaksinya kompleks.

Pembentukan divisi tresuri berkaitan dengan kebutuhan menjaga likuiditas agar perusahaan dapat beroperasi normal dan juga berkaitan dengan manajemen risiko keuangan. Peran sentral divisi tresuri, antara lain perencanaan dan pengelolaan likuiditas, pengelolaan modal kerja, pengelolaan investasi, pengelolaan risiko keuangan dan penggalangan dana.

Apakah pada perusahan mikro dan kecil juga butuh divisi tresuri? Kembali kepada kebutuhan dan kompleksitas transaksi masing-masing perusahaan. Kini banyak usaha kecil yang berorientasi ekspor dan/atau menggunakan bahan baku impor.

Walau skala usaha masih kecil, namun jika sudah melibatkan pinjaman, pembelian bahan baku impor atau penjualan ekspor, adanya penjualan serta utang-piutang dalam mata uang asing, maka diperlukan divisi atau orang yang berperan khusus menangani manajemen tresuri untuk menjamin likuiditas keuangan agar perusahaan selalu dapat beroperasi.  




×