Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Kartu kredit untuk usaha

Kartu kredit untuk usaha
Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Penggunaan kartu kredit untuk kebutuhan transaksi pembayaran individu, umumnya untuk tujuan konsumtif, ternyata bisa menjadi alternatif pendanaan usaha.

Bagi pengusaha yang memiliki kartu kredit dan sekaligus memiliki usaha rumahan, mikro atau kecil, kebutuhan modal kerja hingga jumlah tertentu bisa dipenuhi dari fasilitas pinjaman kartu kredit.

Pemanfaatan kartu kredit ini bisa menggiurkan, karena tidak perlu agunan dan bahkan bisa tanpa biaya bunga. Semenarik dan semudah itukah? Tentu ada syarat dan kondisi tertentu yang harus benar-benar dipenuhi dan dijaga untuk mendapatkan kemudahan di atas.

Hal pertama yang memungkinkan pinjaman tanpa bunga dari kartu kredit adalah tenggang waktu, yakni jika semua tagihan transaksi pembelian dengan kartu kredit pada periode bulan berjalan, sudah dilunasi seluruhnya sebelum atau saat jatuh tempo, maka pemilik kartu kredit tidak dikenai biaya bunga atas seluruh tagihan tersebut.

Tentunya pada periode bulan sebelumnya semua tagihan juga sudah dibayar penuh. Artinya, tenggang waktu itulah yang harus disesuaikan dengan jenis usaha dan pola transaksi penjualan yang dijalankan dalam usaha. Harus dipastikan, sejak modal tersebut digunakan sebagai modal kerja, mulai dari pembelian bahan baku (atau pembelian barang dagangan), dilanjutkan proses produksi, kemudian penjualan serta penerimaan uang hasil penjualan, tidak boleh melebihi periode tenggang waktu sebelum jatuh tempo tagihan kartu kredit tersebut harus dilunasi.

Pemanfaatan kartu kredit ini juga mensyaratkan pembelian bahan baku baku atau barang dagangan dan pembayaran biaya-biaya lain bisa dilakukan dengan kartu kredit.

Tidak semua jenis usaha bisa cocok dibiayai oleh kartu kredit. Usaha perdagangan dengan perputaran tinggi dan jangka waktu pendek, sejak pembelian hingga penjualan secara tunai, adalah salah satu jenis usaha yang mungkin cocok.

Penggunaan pinjaman kartu kredit jika tidak dilunasi sebelum atau pada saat jatuh tempo akan dikenai bunga yang relatif tinggi dibandingkan biaya bunga pinjaman lain.

Maka, penggunaan pinjaman kartu kredit untuk usaha harus dilakukan dengan perencanaan matang serta perlu mengantisipasi penanganan risiko, jika saat jatuh tempo tagihan kartu kredit ternyata tidak bisa dibayar secara penuh.