Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Lupa tujuan?

Lupa tujuan?
Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Pertanyaan yang sering diajukan banyak orang yang ingin berinvestasi biasanya seperti ini: "Investasi apa yang bagus saat ini?".

Pertanyaan seperti ini sebetulnya tidak bisa dijawab secara langsung dengan jawaban yang berkaitan dengan instrumen investasi, misalnya: deposito, obligasi, saham, emas atau properti.

Apa hal fundamental yang terabaikan dari pertanyaan di atas? Ya ... "Tujuan". Jadi pertanyaan di atas seharusnya akan dijawab dengan pertanyaan lagi: "Apa tujuan investasinya".

Memahami apa tujuan dari setiap hal yang kita lakukan adalah suatu hal yang sangat penting, termasuk ketika kita hendak berinvestasi.

Pertanyaan pertama di atas muncul karena sebagian kita mungkin sudah memiliki dana dan berinvestasi pada salah satu instrumen, misalnya deposito. Lalu terpikir mencari instrumen lain untuk memperoleh hasil investasi yang lebih tinggi dari deposito, tanpa mengetahui untuk apa dana tersebut nanti akan digunakan.

Bagi kebanyakan masyarakat, investasi sejatinya bertujuan untuk memenuhi suatu kebutuhan masa depan yang saat ini belum tersedia dananya. Sehingga, menentukan tujuan investasi menjadi sangat penting. Itu sebabnya sebelum berinvestasi perlu melakukan perencanaan.

Dan setiap perencanaan selalu dimulai dengan menentukan tujuan.

Jika Anda belum pernah melakukan perencanaan investasi, cobalah sediakan waktu untuk menjawab pertanyaan tentang masa depan Anda dan keluarga. Apa yang ingin diraih secara pribadi dan juga bagi pasangan serta anak-anak Anda di masa depan?

Jika ditulis, mungkin akan muncul sederet keinginan dan kebutuhan masa depan yang kesemuanya hampir pasti menimbulkan implikasi finansial, artinya perlu biaya untuk merealisasikan keinginan dan kebutuhan tersebut. Sudahkah Anda menyadari berapa besar dana yang dibutuhkan dan kapan keinginan dan kebutuhan masa depan tersebut akan dilaksanakan?

Nah, ternyata masih banyak pertanyaan yang harus dijawab. Investasi ternyata suatu proses yang memerlukan tujuan di awal, karena investasi adalah sekedar cara untuk mencapai tujuan.