Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Paska Lebaran

Paska Lebaran
Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Ramadan telah berlalu, Lebaran baru saja usai. Belum terlambat untuk menyampaikan 'Selamat Idul Fitri' bagi pembaca budiman yang merayakan. Semoga amal ibadah yang telah dilakukan diterima Allah SWT. Tak lupa saya ingin menyampaikan permohonan maaf untuk salah dan khilaf.

Pasca Lebaran adalah momentum baik untuk melihat sejenak ke belakang dan merencanakan banyak hal ke depan. Tengok sejenak, selama Ramadan apakah biaya kehidupan rutin bulanan Anda membengkak drastis? Padahal seharusnya mereka yang berpuasa mengurangi biaya makan siang sebanyak 30 kali.

Apakah biaya yang non-rutin untuk mudik dan keperluan lain yang berkaitan dengan Lebaran sesuai dengan bujet yang telah disediakan? Boleh jadi biaya yang dikeluarkan jauh menyimpang dari dana yang sudah dialokasikan atau bahkan ada yang sampai harus berutang.

Tujuan puasa seharusnya mengembalikan kita kepada 'orbit ketaatan' kepada Tuhan dengan kembali mengikuti aturan main yang Tuhan telah tetapkan, agar kita tidak terlena dengan semaunya sendiri yang kerap bertentangan dengan kehendak Tuhan. Begitu pula dalam konteks finansial. Sudahkah kita menyadari betul bahwa harta yang kita dapatkan untuk menafkahi keluarga adalah harta yang halal?

Pola konsumsi sepanjang bulan Ramadan dan semasa liburan Lebaran juga bisa menjadi cermin, bahkan tolok ukur tentang bagaimana pola pengelolaan keuangan keluarga kita. Apakah ada perencanaan keuangan yang memastikan bahwa penghasilan yang diperoleh sudah dialokasikan dan digunakan untuk hal-hal yang prioritas dan bermanfaat?.

Jika kita mau melakukan evaluasi, seharusnya kita akan bisa belajar dari banyak kesalahan yang mungkin kita lakukan. Jangan sampai, kesalahan yang sama, akan terus berulang setiap tahun.

Menjadi bagian dari ketaatan kepada Tuhan ketika kita mau memperbaiki bagaimana kita mendapatkan harta agar terjamin kehalalannya dan bagaimana memanfaatkan harta itu dengan benar dan baik.

Mereka yang mau melakukan evaluasi dan mau berubah menjadi lebih baik akan mulai melakukan perencanaan keuangan, bukan hanya memenuhi biaya hidup rutin bulanan saja, tapi juga mulai menabung dan berinvestasi untuk persiapan masa depan keluarga.