: WIB    —   
indikator  I  

Mengeksekusi content marketing

Mengeksekusi content marketing
Founder Buattokoonline.id, Advisor Codepolitan.com, Pickpack.id

Content marketing adalah pendekatan strategic marketing yang fokus pada membuat dan mendistribusikan konten yang valuable, relevan dan konsisten untuk menarik dan mempertahankan audience dan juga men-drive profit dari sales.

Beberapa tahun belakangan ini, istilah content marketing menjadi popular dan banyak menjadi prioritas marketer untuk dieksekusi.

Kira-kira apa saja yang menyebabkan content marketing semakin popular ?

Zero moment of truth

Berkembangnya internet menyebabkan konsumen banyak riset di internet sebelum pergi ke toko atau membuat janji dengan sales person (terutama untuk B2B).

Jadi di saat bertemu sales Anda, customer sudah bukan lagi di tahap "baru mendengar" tentang brand Anda, tapi sudah melakukan riset dan sedikit banyak sudah menentukan apakah akan memilih service Anda atau tidak.

Tentu untuk membuat calon customer memilih Anda, membutuhkan konten yang bagus tentang produk Anda atau konten yang menunjukkan expertise Anda. Pun konten yang memecahkan masalah customer Anda.

Awareness brand

Konten yang baik, bermanfaat dengan keyword yang sesuai akan membantu Anda untuk mendapatkan sustainable traffic dari search engine. Yang berarti Anda tidak perlu membayar untuk mendapatkan leads.

Menurut hasil survei, perusahaan yang menjalankan content marketing mendapatkan 7,8 kali traffic lebih banyak ketimbang yang tidak menjalankan.

Brand recall

Customer Anda sudah dibombardir dengan iklan, sehingga impact dari channel tradisional semakin berkurang.

Di sisi lain, content marketing yang Anda distribusikan lewat berbagai channel-salah satunya social media-memiliki kemampuan untuk connect dengan customer Anda.

Sebab, ia bisa di-custom sesuai kebutuhan dan interest dari customer tanpa harus terlihat "terlalu banyak jualan" bahkan juga bisa menunjukkan karakter/personality dari brand Anda.

Content marketing membantu customer mengingat sebuah brand. Adanya konten memungkinkan brand melakukan engagement dengan calon customer di berbagai tahap funnel penjualan, termasuk engagement jangka panjang, dengan biaya lebih murah daripada channel marketing offline.

Marketer B2B

Di negara maju, marketer B2B yang menggunakan content marketing sebagai strategi utama sudah mencapai 88%, tetapi kita tidak memiliki angka surveynya di Indonesia.

B2B biasanya memiliki karakter khusus yang tidak ada di B2C, misalnya sales cycle yang lebih lama-butuh waktu lama untuk customer mengambil keputusan, membutuhkan komitmen besar dari segi customer, karakter B2B ini sangat membutuhkan kredibilitas dan brand yang kuat dari segi produk, di mana membangun kredibilitas dan brand adalah peranan inti dari content marketing.

conversion rate

Ditemukan hasil cukup signifikan antara perusahaan yang menjalankan content marketing dengan yang tidak. Perusahaan yang menjalankan memiliki conversion rates 6x lipat lebih tinggi dibandingkan yang tidak menjalankan content marketing.

Ini terjadi karena perusahaan yang menjalankan content marketing dianggap memiliki kredibilitas lebih tinggi dibandingkan yang tidak menjalankan.

Makin banyak perusahaan menggunakan content marketing untuk bisa stand out dalam persaingan. Giliran Anda kapan?

Kunjungi www.digitalmarketingacademy.id

* Rhein Mahatma adalah founder buattokoonline.id, advisor codepolitan.com, pickpack.id


Close [X]