Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Jangan Lupa Investasi Akhirat

Jangan Lupa Investasi Akhirat
Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Bahasan topik-topik dasar tentang investasi ini tidak terasa sudah memasuki topik ke-50, melengkapi total tulisan Financial Wisdom yang ke-300 dalam kurun waktu enam tahun. Puji syukur kepada Allah, semoga semua tulisan dan buku-buku yang diterbitkan membawa manfaat kepada masyarakat luas.

Tidak kebetulan rasanya jika tulisan ke 50 tentang investasi ini jatuh di bulan Ramadan, di mana kaum muslim diingatkan untuk kembali ke 'orbit' ketaatan kepada Tuhan, melalui puasa dan ibadah lainnya. Lalu apa kaitan Ramadan dan puasa dengan investasi?

Kata investasi memang erat kaitannya dengan uang dan harta. Tapi, sejatinya investasi memiliki arti jauh lebih luas, baik dari jenis maupun tujuan masa depannya. Jika selama ini kita banyak berinvestasi untuk berbagai tujuan, apakah kita juga sudah investasi akhirat? Apa itu investasi akhirat?

Jika semua bentuk investasi merupakan pengorbanan sumber daya (dana, waktu, tenaga dan lainnya) untuk tidak dikonsumsi saat ini guna memperoleh manfaat lebih besar di masa depan, maka yang dimaksud masa depan umumnya berkaitan dengan kebutuhan duniawi. Investasi akhirat tidak berbeda dalam hal pengorbanan atau menunda kenikmatan masa kini, namun harapan masa depannya adalah pahala agar kita selamat di akhirat. Secara spesifik, kita berinvestasi berharap bisa selamat, terhindar dari neraka dan hidup abadi di surga.

Puasa sejatinya adalah latihan untuk bisa mempuasakan kehendak diri dan memuaskan kehendak Allah. Jika selama ini bentuk investasi lebih untuk memuaskan kehendak diri kita, kini saatnya untuk berinvestasi guna memuaskan kehendak Tuhan.

Menjaga ketaatan kepada Allah, berbuat kebaikan dan bersikap kasih sayang pada sesama manusia dan lingkungan, membantu yang perlu dibantu, menjadi relawan kegiatan sosial, semuanya akan menjadi invetsasi akhirat. Bagi mereka yang memiliki kelegaan harta, perlu memenuhi kewajiban zakat, bersedekah, berwakaf, membuka lapangan pekerjaan, membangun atau memperbaiki fasilitas umum, dan masih banyak lagi cara berinvestasi dengan harta yang kita miliki yang akan membuat Allah senang.

Semoga harta kita juga akan menjadi salah satu jalan menuju keselamatan diri dan keluarga kita di akhirat kelak.