: WIB    —   
indikator  I  

Bunga Anuitas

Bunga Anuitas
Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Minggu lalu telah dibahas tentang jenis bunga pinjaman flat dan efektif. Kali ini akan dibahas tentang bunga anuitas, yang banyak diterapkan bagi pinjaman jangka panjang seperti kredit pemilikan rumah (KPR).

Prinsip dari perhitungan bunga anuitas pada dasarnya menggunakan perhitungan bunga efektif, namun kemudian dimodifikasi sedemikian rupa untuk menghasilkan cicilan pembayaran yang sama. Tanpa modifikasi ini, dengan berjalannya waktu, perhitungan bunga efektif akan menghasilkan besaran cicilan yang menurun karena perhitungan bunga yang terus menurun, sejalan dengan menurunnya saldo utang.

Salah satu tujuan diterapkannya perhitungan bunga anuitas adalah untuk memudahkan nasabah peminjam dalam membayar angsuran yang jumlahnya akan tetap. Dengan catatan, tidak ada perubahan suku bunga pinjaman.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki pinjaman sebesar Rp 12 juta, dengan bunga anuitas 10% per tahun dan jangka waktu 1 tahun, perhitungan bunga anuitas akan menghasilkan jumlah cicilan tetap per bulan sebesar Rp 1,054 juta. Total bunga yang dibayar adalah Rp 659.888.

Bandingkan dengan perhitungan bunga efektif, cicilan bulanan selama 12 bulan akan menurun secara bertahap dari cicilan pertama sebesar Rp 1,1 juta sampai dengan Rp 1.008.333. Total bunga yang harus dibayar adalah Rp 650.000, tidak jauh berbeda dengan total bunga yang harus dibayarkan dengan menggunakan perhitungan anuitas.

Perhitungan anuitas yang menghasilkan cicilan bulanan secara tetap ini dihasilkan dari komposisi besaran cicilan pokok dan cicilan bunga yang juga berubah setiap bulannya. Ini yang harus menjadi perhatian jika Anda nasabah penerima pinjaman.

Pihak bank atau lembaga keuangan akan menampilkan tabel perhitungan komponen cicilan pokok, cicilan bunga, total cicilan serta sisa pinjaman. Coba Anda perhatikan, bahwa cicilan bunga akan besar di awal dan berangsur menurun hingga akhir masa cicilan. Sementara cicilan pokoknya akan kecil di awal dan berangsur membesar hingga akhir masa cicilan.

Salah satu implikasinya adalah, jika Anda memutuskan untuk melunasi sisa pinjaman di awal periode, maka jumlah sisa pinjaman masih akan besar.


Close [X]