kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • LQ45904,78   -7,59   -0.83%
  • EMAS590.870 -0,68%

Pasca-Ramadan

Pasca-Ramadan
Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Waktu yang sudah berlalu, selalu terasa lebih cepat. Tidak terasa bulan Ramadan tak lama lagi akan pergi meninggalkan kita. Dari sini, apa kira-kira jejak Ramadan yang sempat tertoreh, yang meninggalkan perubahan dan perbaikan bagi diri pribadi menjalani hidup pasca Ramadan nanti?

Ibadah puasa sejatinya bukan sekadar menahan untuk tidak makan dan minum sejak fajar hingga tenggelamnya matahari. Salah seorang guru saya mengatakan, ibadah puasa sejatinya adalah melatih untuk "memuasakan kehendak diri dan hanya memberlakukan kehendak Allah. Jika direnungkan dalam-dalam, betapa besar makna puasa ini, karena kehendak diri sering tidak terkendali dan sering bertentangan dengan kehendak Sang Pencipta terhadap diri kita.

Coba tengok, dalam konteks keuangan, seberapa jauh kita sudah memastikan bahwa harta yang kita peroleh haruslah bersumber dari pekerjaan yang halal. Bahwa, harta tersebut sebenarnya titipan Tuhan yang dimanfaatkan untuk kebaikan dan tidak ada yang dikeluarkan hanya untuk kesia-siaan saja. Sudahkah kita hanya mengkonsumsi sebagian dari penghasilan, agar ada yang ditabung dan diinvestasikan karena tentunya ada kebutuhan masa depan yang harus dipersiapkan.

Kisah Nabi Yusuf yang diceritakan dalam kitab suci, mengajarkan kita bagaimana seharusnya memitigasi risiko masa depan yang sulit dan tidak pasti dengan tidak memakan seluruh gandum hasil panen, tetapi menyimpannya untuk menghadapi masa sulit tersebut.

Mendekati babak akhir di bulan Ramadan tahun ini, ada baiknya kita juga melakukan evaluasi dalam hal bagaimana kita mengelola keuangan keluarga kita. Sudahkah kehendak Sang Pencipta dalam hal bagaimana kita memperoleh dan memanfaatkan harta yang dititipkan oleh-Nya kepada kita sudah kita jalani?

Semestinya, setelah bulan puasa Ramadan nanti, dan mulai memasuki 11 bulan kehidupan di masa mendatang, kita akan menjadi manusia yang benar-benar baru, yang lebih baik dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam cara kita mengelola keuangan. Keberhasilan ibadah selama bulan Ramadan, sejatinya baru akan terlihat apabila sikap dan perilaku kita pada pasca-Ramadan berubah menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.