kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.595
  • SUN93,03 -0,06%
  • EMAS610.041 0,33%
KOLOM / financialwisdom

Dana pensiun dan edukasi investasi

oleh Eko P. Pratomo - Senior Advisor PT BNP Paribas Investment Partners

Senin, 05 September 2016 / 16:46 WIB




Kebanyakan masyarakat tidak sadar perlunya menabung dan berinvestasi untuk dana pensiun sedini mungkin. Bahkan, seharusnya masyarakat disadarkan sebaiknya persiapan pensiun, dilakukan sejak pertama kali menerima penghasilan atau gaji.

Mengapa begitu lama harus berinvestasi?

Pertama, untuk memenuhi biaya hidup pasca pensiun, ketika kita tidak bekerja lagi, membutuhkan dana sangat besar.

Kedua, jika kita tahu untuk mengakumulasi dana besar itu kita memiliki waktu yang semakin panjang, semakin ringan tabungan rutin yang harus kita sisihkan.

Ketiga, semakin panjang waktu persiapan, kemungkinan memanfaatkan instrumen investasi saham atau investasi berisiko yang menghasilkan imbal hasil investasi tinggi, semakin terbuka.

Kebutuhan persiapan pensiun sebetulnya harus dilakukan oleh semua orang. Akan ada masa setiap orang memasuki periode yang tidak lagi produktif. Menariknya, ketika seseorang sadar akan kebutuhan pensiun pada usia muda (sejak umur 20-an atau awal 30-an), kebutuhan pensiun akan memicu seseorang belajar meningkatkan literasi keuangan dirinya, belajar perencanaan keuangan dan juga belajar investasi.

Menyadarkan masyarakat agar mempersiapkan pensiun sedini mungkin, bisa menjadi alternatif meningkatkan literasi keuangan di Indonesia, yang sepertinya masih fokus pada pengenalan industri (perbankan, pasar modal, asuransi dan sebagainya) atau seputar pengenalan produk-produk keuangan (tabungan, deposito, obligasi, saham, reksadana, asuransi).

Mengedukasi masyarakat untuk mempersiapkan pensiun, memberikan jawaban atas pertanyaan "untuk apa dan mengapa saya harus berinvestasi?". Sementara produk-produk keuangan hanya merupakan sarana atau alat, yang sejatinya untuk menjawab pertanyaan "bagaimana mencapainya?"

Kesadaran mempersiapkan pensiun menjadi salah satu pintu masuk bagi seseorang belajar investasi. Ia memahami, dengan berinvestasi masa depan lebih baik.

Edukasi investasi melalui penyadaran perlunya mempersiapkan dana pensiun, akan menolong masyarakat terhindar dari pemborosan. Secara sadar, ia harus menabung dan berinvestasi.

Menurut salah satu survei dan pemberitaan di media nasional beberapa tahun lalu, hanya 1 dari 10 orang Indonesia siap pensiun.

Reporter: Eko P. Pratomo
Editor: hendrika.yunaprita

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×