kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • LQ45925,17   4,21   0.46%
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Si Unicorn yang Tak Terlihat

Si Unicorn yang Tak Terlihat
Kolumnis internasional serial entrepreneur dan pengajar, bisnis, berbasis di California

Terhitung pada tahun 2017, ada 197 perusahaan unicorn di dunia. Mereka adalah bisnis-bisnis berbasis internet dan aplikasi mutakhir dengan nilai valuasi pasar mencapai minimal US$ 1 miliar. Salah satunya adalah kebanggaan Indonesia Go-Jek.

Sebenarnya, apakah hanya 197 perusahaan di dunia yang bernilai sedemikian tinggi? Tidak. Masih banyak yang sebaik itu atau bahkan lebih baik. Tapi mereka memilih menjadi unicorn transparan alias tidak terlihat.

Kok bisa? Karena mereka membiayai semua aktivitas bisnis dari dana internal atau sumber-sumber lain yang bukan merupakan venture capital.

Mengapa memilih untuk menjadi unicorn transparan? Ada beberapa kekurangan dan keuntungan dari pilihan strategi ini.

Pertama, salah satu kontra penerimaan dan penggunaan dana venture capital adalah kontrol manajerial dan direksi dari para eksekutif venture capital yang ditransplantasi ke dalam perusahaan.

Kedua, visi, misi, dan filosofi bisnis dapat bergeser dari tujuan awal pendirian, mengingat venture capital sangat mengutamakan return on investment alias RoI yang cepat dan besar.

Ketiga, kesiapan untuk bertumbuh secara masif dalam waktu sekejap belum tentu memadai. Dana venture capital mengkarbit growth raksasa, sehingga skalabilitas bisa jadi tidak dapat dibendung,. Namun kapasitas internal dan pasar belum tentu siap.

Ingat, setiap organisasi terdiri dari manusia yang menjadi motor dan bensin. Jika mereka belum siap secara hard and soft skills, growth karbitan hanya akan menjadi liabilitas belaka. Belajarlah dari kegagalan Groupon dan GoPro.

Bagi yang memilih bootstrapping tanpa dana venture capital, ada beberapa keuntungan yang jelas yaitu kontrol di tangan para founder dan manajerial, serta growth yang organik. Kedua hal ini tampak sepele namun sesungguhnya merupakan inti dari growth positif yang sustainable.

Namun berjuang sendirian tanpa suntikan dana venture capital tentu membutuhkan kemampuan bertahan ekstra. Beberapa unicorn transparan ternama yang bertumbuh secara organik secara cantik.

Antara lain MailChimp yang mencetak omzet sekitar US$ 400 juta per tahun dan Craiglist sebesar US$ 694 juta. Kemudian Scentsy beromzet US$ 545 juta, Tough Mudder sekitar US$ 100 juta dan SparkFun mencapai US$ 32 juta).

Nilai valuasi mereka bisa diterka besarnya. Sungguh luar biasa.

Ajaib daya tahan mereka di pasar yang volatil seperti sekarang. Tough Mudder, misalnya, sebenarnya hanyalah merupakan event organizer akitivitas olahraga berlumpur, namun kini gaungnya telah mendunia.

Apa saja rahasia mereka? Beberapa poin di bawah ini dapat diterapkan di perusahaan Anda, terlepas dari status venture capital funding.

Pertama, model bisnis yang boring alias tidak penuh hype dan resistance terhadap resesi dan volatilitas. Craigslist yang menjual listing online akan selalu dibutuhkan dalam kondisi ekonomi apapun. Ini merupakan salah satu contoh.

Kedua, fokus akan kelebihan utama dan meng-outsource kekurangan. Being agile sangat penting bagi para unicorn transparan. Hemat dalam hiring personel dan streamline budget departemen sedapat mungkin.

Ketiga, ultra efisien dalam operasional dan manajerial. Langkah-langkah yang hanya menambah beban operasional dan budget perlu direduksi sedapat mungkin. Setiap aktivitas dijalankan dengan awareness impact dan risikonya.

Keempat, pertumbuhan organik dan skalabilitas bertahap. Mengutamakan pertumbuhan secara organik dengan menerapkan strategi pemasaran dan growth hacking yang jitu namun etis. Langkah-langkah non-etis in the end hanya akan menambah beban liabilitas.

Di dunia online, sangat banyak kita jumpai proses growth hacking yang tidak etis, seperti membesar-besarkan jumlah download dan mengumbar vanity metrics yang tidak perlu. Ini mungkin punya makna sekejap, seperti meningkatkan trafik dalam beberapa hari, namun tidak akan punya kontribusi apa-apa terhadap konversi dan omzet.

Intinya, setiap bisnis punya kemungkinan untuk menjadi unicorn, baik yang kasat mata maupun yang transparan. Sepanjang strategi diterapkan dengan kesadaran akan efek jangka pendek dan jangka panjang, semestinya kesempatan dapat dicari dan dibentuk.

You create your own opportunity. You design your own success.

Peka akan resiko bisnis, menerapkan pemasaran organik dan agilitas operasional merupakan andalan para unicorn transparan yang sangat baik untuk dicontoh. Banyak hal sederhana dan simpel yang merupakan kunci sukses para unicorn tak tampak ini. Bahkan bisa saja teman Anda sendiri merupakan salah satunya.