kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bulan baik dan bulan jelek untuk berinvestasi saham


Selasa, 24 September 2019 / 09:10 WIB

Bulan baik dan bulan jelek untuk berinvestasi saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah turun sekitar 0,91% month to date (MTD) hingga 18 September 2019. Sedangkan performa indeks LQ45 minus 0,40% untuk periode yang sama.

Investor asing masih jual saham secara bertahap sejak mencapai puncak kepemilikan asing tahun ini pada 16 Juli 2019. Asing membukukan total akumulasi penjualan di pasar regular dan negosiasi sejumlah Rp. 17,3 triliun.

Dari sejak investor asing mulai menjual, IHSG turun 2,2% dan indeks LQ45 terperosok 3,5% per 18 September. Kelakuan investor asing masih diimbangi investor lokal, sehingga penurunan indeks saham tidak terlalu tajam.

Pertanyaan yang timbul selanjutnya adalah, apakah investasi di saham masih menarik, di tengah berita regional yang relatif kurang mendukung? Pertanyaan ini bisa dijawab dari banyak sisi. Pada kesempatan kali ini, penulis mencoba mengadakan penelitian kecil untuk menjawab pertanyaan di atas dari sudut telaah historis.

Apakah memang ada bulan-bulan tertentu yang baik atau buruk untuk berinvestasi? Mengingat menjelang akhir tahun, kita mengenal ada fenomena window dressing. Kita coba analisis berdasarkan pergerakan LQ45 dan sering digunakan sebagai investment universe oleh investor institusi, seperti dana pensiun, asuransi dan manajer investasi.

Data return bulanan diambil dari awal Januari 2010 hingga 18 September 2019. Dengan demikian, khusus September 2019 datanya tidak lengkap satu bulan, tapi hanya 18 hari kalender saja. Konsekuensi lainnya adalah, untuk data periode Oktober dan Desember, hanya ada sembilan data historis, yaitu dari Oktober 2010 hingga Oktober 2018 saja.

Selain menghitung return bulanan, penulis juga menghitung probabilitas return positif selama periode pengamatan. Jadi, misalkan di Januari ada delapan kali return bulanan positif dari 10 data return bulanan, maka probabilitas naik adalah 8/10 alias 80%. Hasil lengkapnya disajikan di tabel yang ada di halaman ini.

Ternyata dari pengamatan sederhana, terlihat September ini probabilitas return positif masih fifty-fifty, dengan rata-rata return per bulan hanya 0,14%. Ingat, biaya transaksi broker belum dihitung, sehingga bila investor memasukkannya, pasti hasilnya merugi.


Reporter: Harian Kontan
Editor: Tri Adi


×