kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Cara praktis berinvestasi di Indeks Kompas100


Selasa, 27 Agustus 2019 / 09:05 WIB
Cara praktis berinvestasi di Indeks Kompas100

Reporter: Harian Kontan | Editor: Tri Adi

Ternyata hasilnya ada beberapa poin yang cukup mengagetkan. Pertama, akumulasi return terbesar diraih 25 saham dengan kapitalisasi pasar terkecil di Kompas100, yaitu 25.69% selama 10 tahun terakhir alias hanya 1,98% per periode rebalancing. Kedua, akumulasi return peringkat kedua diraih saham kapitalisasi besar, yaitu 15,4%, dengan return per rebalancing hanya 1,44%.

Ketiga, kelas menengah dan menengah kecil tampak tidak menarik karena menghasilkan akumulasi return negatif. Keempat, return kelas terbesar dan terkecil mengungguli performa Kompas100. Artinya, daripada berinvestasi di 100 saham, lebih baik pilih 25 saham terbesar atau 25 saham terkecil saja.

Kelima, fluktuasi return saham-saham di kelas IV sangat besar. Contoh, di periode 1 Agustus 2015 hingga 31 Januari 2016 peforma -22.14%. Keenam, volatilitas return kelas I relatif mendekati Kompas100 dan paling stabil dibanding kelas lainnya. Ketujuh, akumulasi return kelas I mendekati Kompas100. Artinya 25 saham terbesar sebetulnya sudah mendekati Kompas100, walau kesimpulan ini perlu diselidiki lebih lanjut dengan perhitungan lainnya.

Penulis juga menghitung probabilitas return tertinggi di antara empat kelas untuk tiap periode rebalancing (6 bulan). Hasilnya, kelas yang paling sering menjadi juara dengan return tertinggi adalah kelas saham kecil. Dengan probabilitas 50%, tiap 5 dari 10 periode, kelas saham kecil meraih peringkat satu dibanding ketiga kelas lain.

Selanjutnya kelas saham besar memiliki probabilitas 40% alias 4 dari 10 periode untuk menjadi juara. Lagi-lagi kelas tanggung yaitu menengah dan menengah-kecil, paling loyo karena probalilitasnya masing-masing 0% dan 10% saja.

Kesimpulannya, investasi di Kompas100 bisa dilakukan investor ritel dengan hanya memilih 25 saham di kelas besar atau 25 saham di kelas kecil. Konsekuensinya, bila memilih saham kelas besar maka return-nya relatif mirip Kompas100, tapi volatilitas relatif lebih stabil.

Tapi bila Anda tergolong investor bertipe risk taker, Anda bisa melirik 25 saham terkecil. Kelas ini menghasilkan return terbesar walau harus menanggung risiko tinggi. Investor wajib memiliki horizon investasi panjang untuk mengantisipasi fluktuasi harganya. ♦

Parto Kawito
Direktur PT Infovesta Utama




TERBARU

Close [X]
×