kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45742,38   -7,62   -1.02%
  • EMAS1.014.000 0,80%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%
KOLOM /

INTP bagi 100% laba sebagai dividen, begini rekomendasi buat investor

oleh Ellen May - Ellen May Research Institute


Jumat, 31 Juli 2020 / 08:00 WIB
INTP bagi 100% laba sebagai dividen, begini rekomendasi buat investor

Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dalam RUPST memutuskan untuk membagikan 100% labanya sebagai dividen. Dividen adalah pembagian hasil laba perusahaan kepada para investornya. 

Jika Anda memiliki saham suatu perusahaan, Anda berhak mendapatkan dividen. Biasanya perusahaan membagikan dividennya sekali setahun. 

Namun, perusahaan blue chip seperti BBCA, UNVR atau ASII, bisa membagikan dividennya dua kali dalam setahun. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembagian dividen, yaitu tanggal pendaftaran untuk mendapatkan dividen, jadwal pembayaran dividen, jumlah dividen yang dibagikan ke investor dan yield dividen. Investor juga perlu mengetahui tentang dividend trap dan cara menghindarinya. 

Dividen INTP

INTP memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 1,83 triliun, atau setara 100% laba bersih INTP tahun 2019. Dengan nilai tersebut, para investor berhalk mendapatkan dividen tunai sebesar Rp 500 per saham. 

 

Cum date adalah tanggal batas terakhir investor membeli saham INTP untuk mendapatkan dividennya. Berarti sampai tanggal 6 Agustus pukul 14.49 WIB, atau sebelum jam perdagangan selesai, Anda masih bisa membeli saham INTP untuk mendapatkan hak mendapatakan dividen.

Satu hari setelah cum date adalah ex date. Jika Anda membeli saham INTP pada ex date, maka anda tidak bisa medapatkan hak dividen INTP. 

Recording date adalah tanggal pencatatan investor yang berhak mendapatkan dividen. Tanggal pembayaran ditetapkan pada 28 Agustus.

Dividend hunter 

Dalam dunia trading saham, terdapat istilah dividend hunter. Ini adalah pihak yang memanfaatkan momentum pembagian dividen untuk mendapatkan keuntungan. 

Dividend hunter biasanya membeli saham pada saat cum date atau satu hari sebelum cum date. Sehingga namanya tercatat sebagai investor yang berhak mendapatkan dividen. 

Hal ini yang membuat kecenderungan harga saham akan naik pada saat tanggal cum date. Dalam kasus INTP, dividend hunter seharusnya akan membeli saham pada tanggal 6 Agustus atau 5 Agustus.

Memang dengan menjadi dividend hunter adalah short cut bagi pelaku pasar untuk mendapatkan dividen. Hal ini karena dividen identik dengan investor yang memiliki saham dalam jangka panjang. 

Tapi menjadi dividend hunter tidak serta merta akan mendapatkan keuntungan secara mudah, karena ada dividend trap. Dividend trap seperti “hukuman” bagi para dividend hunter

Dividend trap adalah keadaan ketika harga saham turun drastis ketika ex date dividen. Sebagai contoh, kita bisa melihat saham PTBA yang langsung menyentuh auto reject bawah (ARB) pada ex date di 19 Juni lalu. 

Cara menghindarinya, kita sebaiknya membeli saham sebagai investasi. Dividen adalah bonus dari investasi. Ini bisa diterapkan di saham INTP.

Cara lain, investor bisa trading saham INTP dengan mempertimbangkan analisa teknikal, bukan karena ingin mendapatkan dividen. Jadi investor bisa menghindari risiko masuk dalam dividend trap

 

Profitabilitas 

Pendapatan INTP dari tahun ke tahun tidak mengalami pertumbuhan, bahkan cenderung turun. Selain itu, kemampuan INTP dalam mengonversi laba dari penjualan juga terus turun.

Ini terlihat dari angka NPM yang mengalami rata-rata penurunan 9%. Laba INTP juga memiliki grafik penurunan dari tahun ke tahun. 

Bagaimana dengan prospek pertumbuhan dalam jangka panjang? Prospek pertumbuhan jangka panjang bisa dihitung dengan rumus CAGR. 

Intinya, semakin besar CAGR, semakin bagus. Dari perhitungan EMTrade dengan data lima tahun terakhir, CAGR INTP ini berada di angka -26.4%. Artinya, saham INTP tidak memiliki pertumbuhan.

Valuasi

Valuasi mengukur apakah perusahaan tersebut saat ini dijual dengan harga yang wajar, kemahalan atau justru murah. Salah satu cara mengukur valuasi dengan PE ratio dan juga PEG. 

Semakin kecil angka kedua rasio tersebut, berarti harga saham semakin murah. Tentu ini dengan asumsi emiten mencetak kinerja yang baik dalam menghasilkan keuntungan.

Angka PE ratio INTP saat ini 48,6 kali dan PEG INTP di angka -1,84. Ini berarti secara valuasi INTP cukup mahal.

Total utang

Total utang diukur dengan rasio DER (utang dibandingkan modal) dan DAR (utang dibandingkan aset). Jika DER atau DAR di angka 1 maka uutang dan modal sama besar. 

Jika DAR di angka 1 maka uutang dan aset sama besar. Kesimpulannya DER dan DAR harus sekecil mungkin dan di bawah angka 1. Saat ini INTP memiliki DAR 0,13 kali dan DER 0,15 kali. 

Analisa teknikal


 
Nampak pada grafik, INTP telah menembus garis resisten di MA 100 dan diikuti dengan volume yang tinggi. Volume yang tinggi berarti lebih besar dari penawaran yang menunjukkan tanda harga bisa menguat lebih lanjut. 

INTP memiliki fundamental yang tidak terlalu baik, sehingga kurang pas untuk berinvestasi. Walaupun demikian, jangan trading saham hanya untuk mengejar dividen dan membeli ketika cum date

Jika ingin trading saham, gunakan analisa teknikal. EM Trade telah membeli saham INTP dengan pembelian maksimal 12.175 dan floating profit 1,64%. Antisipasi risiko dengan batasi maksimal pembelian lima saham dalam portofolio.



TERBARU
Terpopuler

[X]
×