kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45737,15   -5,22   -0.70%
  • EMAS1.016.000 0,20%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.43%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%
KOLOM /

Laba EXCL naik 518,4%, ini prospek sahamnya

oleh Ellen May - Ellen May Research Institute


Kamis, 27 Agustus 2020 / 17:56 WIB
Laba EXCL naik 518,4%, ini prospek sahamnya
ILUSTRASI. Ellen May, Pengamat Pasar Modal dan pendiri Ellen May Institute. 

Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XL Axiata Tbk (EXCL) memperoleh laba Rp 1,7 triliun pada semester I-2020. Realisasi tersebut naik 518,4% dibandingkan dengan realisasi di semester I-2019. 

Pendapatan EXCL pada semester I-2020 sebesar Rp 13.1 triliun. Angka ini naik 6.7% dibandingkan pendapatan di semester I-2019. 

Pendapatan EXCL yang berasal dari data naik 16,5%. Pendapatan dari data sendiri berkontribusi terhadap 81,4% dari total pendapatan EXCL di semester I-2020.

Selain itu, average revenue per user (ARPU) juga meningkat dari Rp 34.000 menjadi Rp 36.000 pada semester I-2020. ARPU adalah ukuran untuk mengetahui jumlah rata-rata penadapatan yang diperoleh EXCL dari penggunanya. 

Total trafik EXCL meningkat 45% menjadi 2.221 PB dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019. Secara kuartalan, trafik EXCL pada kuartal II naik 22% dibanding kuartal I-2020. 

Kebijakan PSBB yang membuat kegiatan bekerja dan belajar dilakukan dari rumah turut mempengaruhi pendapatan data EXCL.

Laba operasi di semester I-2020 naik 109,1% menjadi Rp 3,2 triliun dibanding periode yang sama di 2019 (marjin operasi 24,1% vs 12,3%). 

Secara keseluruhan, beban operasi EXCL mengalami penurunan 12% menjadi Rp 6,5 triliun dibandingkan semester I-2019. Beban penyusutan mengalami kenaikan 45% menjadi Rp 5,1 triliun dibandingkan semester I-2019. 

Sementara itu, beban interkoneksi mengalami penurunan sebesar 15% menjadi Rp 816 miliar. Pada beban umum dan administrasi juga mengalami penurunan sebesar 49,7% menjadi Rp 171 miliar. 

Di sisi lain, penjualan menara meningkat hingga 778,2% menjadi Rp 1,8 triliun. Penurunan beban operasi, ditambah peningkatan drastis penjualan menara, membuat laba EXCL mengalami peningkatan yang sangat signifikan. 

EBITDA EXCL sebesar Rp 6,5 triliun, naik 37% dibandingkan dengan semester I-2019. Kenaikan EBITDA ini karena dampak penyesuaian PSAK.

Valuasi saham

Saham EXCL ISAT TLKM
PBV 1,31 kali 1,06 kali 3,09 kali

Untuk melihat valuasi EXCL, kami menggunakan harga per nilai buku perusahaan, di mana semakin rendah nilainya, maka semakin baik hasilnya. 

Secara historis, PBV EXCL cenderung konsisten dari tahun ke tahun. Jika dibandingkan dengan perusahaan telekomunikasi lainnya, EXCL memiliki PBV yang lebih kecil dibandingkan dengan PBV TLKM. 

Total utang 

Total utang EXCL naik 23,7% pada semester I-2020 menjadi Rp 49,1 triliun. Rinciannya, utang jangka pendek Rp 15,9 triliun dan utang jangka panjang Rp 23,8 triliun. 

Total utang diukur dengan rasio DER (utang dibandingkan modal) dan DAR (utang dibandingkan aset). Jika DER atau DAR di angka 1 maka utang dan modal sama besar. Jika DAR di angka 1 maka utang dan aset sama besar. 

Kesimpulannya DER dan DAR harus sekecil mungkin dan di bawah angka 1. Saat ini EXCL memiliki DAR 0,24 kali dan DER 0,31 kali. 

Secara teknikal, saat ini EXCL sudah masuk masuk masa uptrend. Terlihat EXCL sudah membentuk higher high pada tanggal 14 Agustus 2020 dan juga higher low. Sehingga jika dihubungkan dengan trendline membentuk uptrend

Untuk saat ini EM Trade masih wait and see untuk masuk ke EXCL, menunggu momen yang tepat. Kami akan update jika ada momen yang tepat untuk masuk.



TERBARU

[X]
×