kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Langkah awal menuju kemerdekaan keuangan


Senin, 19 Agustus 2019 / 10:05 WIB

Langkah awal menuju kemerdekaan keuangan

Bangsa Indonesia baru saja merayakan kemerdekaan yang ke 74 tahun. Lewat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, akhirnya bangsa Indonesia mendapatkan kemerdekaan. Setelah merdeka tentu tugas kita semua mengisi kemerdekaan dan membawa negara Indonesia menjadi negara maju. Tujuh puluh empat tahun merdeka, sebuah perjalanan yang panjang dalam membangun sebuah bangsa dan telah banyak kemajuan telah di raih. Tetapi ada juga pernyataan negatif terkait masih banyaknya kemiskinan di beberapa daerah. Ada daerah yang masih tertinggal dibandingkan wilayah yang lain, dan masih ada masyarakat yang tinggal di bawah garis kemiskinan.

Ada pihak yang menyalahkan pemerintah atas semua keadaan yang terjadi. Di sisi lain, masyarakat miskin punya banyak alasan kenapa tidak bisa menjadi makmur, mulai dari pendidikan, kesempatan kerja, relasi, dan lain-lain. Tetapi dari pada berpikir dan bertindak negatif, sebenarnya setiap orang bisa berusaha untuk menolong dirinya sendiri. Setiap orang seharusnya membuat sebuah rencana akan masa depannya dan salah satu aspeknya adalah rencana keuangan.

Tetapi apakah perencanaan keuangan hanya untuk orang tertentu atau orang kaya saja. Ternyata jawabannya tidak, perencanaan keuangan ternyata untuk setiap orang yang ingin hidupnya lebih baik di kemudian hari.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah perencanaan keuangan perlu menggunakan jasa seorang profesional? Untuk beberapa kasus, terutama ketika melibatkan kekayaan yang besar tentu di perlukan. Tetapi untuk sebagian besar orang, harusnya bisa membuat perencanaannya sendiri. Lalu bagaimana memulai sebuah perencanaan keuangan yang sederhana dan dapat dilakukan setiap orang?

Untuk membuat sebuah rencana, seseorang perlu tahu dulu bagaimana posisi kekayaannya terlebih dahulu. Laporan keuangan personal ini bermanfaat untuk menjadi panduan keuangan pribadi dan merupakan umpan balik atas pencapaian yang didapat.

Laporan keuangan itu dimulai dari catatan kekayaan atau balance sheet. Balance sheet menjadi sebuah gambaran di mana seseorang berada saat ini. Isi catatan kekayaan adalah berapa aset yang dimiliki, dan berapa hutang yang dimiliki. Konsepnya adalah aset yang dimiliki bisa bersumber dari kekayaan bersih dan hutang. Cara penyusunannya adalah mencatat semua aset yang di miliki saat ini. Kelompokkan aset tersebut menjadi tiga kelompok yaitu aset lancar, aset personal dan aset investasi. Aset likuid merupakan aset yang sangat likuid biasanya kas dan setara kas, di mana setara kas ini dapat diubah menjadi menjadi uang tunai dengan segera tanpa mengurangi harga pasarnya. Yang termasuk di antaranya kas kecil, tabungan, deposito, rekening koran.


Reporter: Harian Kontan
Editor: Tri Adi

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.1645

Close [X]
×