kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%
KOLOM /

Mengukur potensi untung dari UNTR setelah penjualan alat berat kembali naik

oleh Ellen May dan Tim EMTrade - EMTrade


Senin, 07 Desember 2020 / 19:50 WIB
Mengukur potensi untung dari UNTR setelah penjualan alat berat kembali naik
ILUSTRASI. Ellen May, Pengamat Pasar Modal dan pendiri Ellen May Institute. 


Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis PT United Tractors Tbk (UNTR) kembali mentereng. Penjualan alat berat bulan UNTR di Oktober sebesar 154 unit, naik 4,1% MoM. Total penjualan sepanjang 2020 mencapai 1.345 unit.

Jumlah tersebut setara 96% dari target perusahaan ini di 2020, yaitu 1.400 unit. Peningkatan penjualan didorong oeh meningkatnya permintaan alat berat untuk konstruksi.  

Volume produksi batubara UNTR pada Oktober 2020 naik 1,1% MoM. Total produksi sepanjang Januari-Oktober 2020 mencapai 94,8 juta ton, atau 86,2% dari target 2020 sebesar 110 juta ton.

Volume penjualan batubara UNTR pada Oktober 2020 sebesar 508.000 ton. Angka ini naik 21,5% MoM. 

Volume penjualan emas UNTR pada Oktober 2020 mencapai 22.000 GEOs. Penjualan emas UNTR cenderung flat sejak Agustus 2020.

Sepanjang Januari-September 2020, volume penjualan emas mencapai 277.600 GEOs. Ini setara 92,5% dari target perusahaan di 2020, sebesar 300.000 GEOs.

Kami melihat ada potensi pemulihan permintaan alat berat, seiring dengan meningkatnya harga batubara dan pemulihan sektor konstruksi di 2021.

Secara tahunan, pendapatan UNTR turun 29% menjadi Rp 46,5 triliun. Sementara laba bersih turun 39% jadi Rp 5,2 triliun. Penurunan terjadi karena dampak pandemi. Net profit margin juga turun 14% akibat penurunan pendapatan.

Rasio utang dibanding modal (DER) UNTR sebesar 0,63 kali, turun dari 0,83 kali setahun sebelumnya. DER turun karena utang UNTR turun 20%. DER UNTR masih sehat karena masih di bawah 1 kali.

Rasio utang dibanding aset sebesar 0,39 kali, naik dari 0,45 kali di September 2019. Meski naik, rasio ini masih bagus, karena berada di bawah 1. 

Saat ini valuasi UNTR masih murah. PBV berada di 1,6 kali, di bawah rata-rata 5 tahun sebesar 1,8 kali. Artinya UNTR masih terdiskon 11% dari PBV rata - rata.




TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×