kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.747   13,00   0,07%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%
KOLOM /

Menunggu pengumuman suku bunga BI


Kamis, 18 Juni 2020 / 13:50 WIB
ILUSTRASI. Ellen May, Pengamat Pasar Modal dan pendiri Ellen May Institute. 


Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan tingkat suku bunga. Diprediksi, kali ini BI akan menurunkan tingkat suku bunga sebesar 25-50 basis poin. 

Menurut konsensus yang dihimpun dari Bloomberg, para ekonom sepakat memprediksi BI akan menurunkan suku bunga jadi 4,25%. Para ekonom menilai terbuka ruang untuk BI menurunkan suku bunga melihat kondisi makro ekonomi saat ini.

Saat ini inflasi Indonesia relatif rendah, yaitu 2,19% YoY, 0,09% YtD pada Mei 2020. Inflasi turun karena rendahya permintaan. 

Dengan penurunan suku bunga, diharapkan uang beredar di masyarakat akan meningkat. Dengan demikian, daya beli bisa terangkat.

Selain itu, laju nilai tukar rupiah dalam jangka pendek relatif stabil.vHal ini bisa dilihat dari penurunan rata-rata volatilitas rupiah. 

Indikasi one-month implied volatility turun menjadi 13% lebih baik dari bulan Maret yang sempat di 33%.

Pengaruh ke IHSG

Sampai pada penutupan perdaganan sesi pertama hari ini, IHSG berada di 4.981,5, turun tipis sebesar 0,13%. Hari ini IHSG dipekirakan akan bergerak menguat menguji resistance 5.000. 

Jika suku bunga BI diturunkan sesuai ekspektasi, hal ini menjadi katalis positif pagi IHSG karena ada potensi ekonomi akan kembali bergerak.

Dengan penurunan suku bunga acuan, bunga deposito bank cenderung mengalami penurunan. Ini membuat daya taraik menaruh dana di deposito akan berkurang. Terlebih lagi yield dividen emiten di pasar modal yang lebih besar dibanding yield deposito. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×