kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,54   -7,05   -0.89%
  • EMAS940.000 0,64%
  • RD.SAHAM 0.78%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%
KOLOM /

Peluang PTBA setelah dua hari auto reject bawah

oleh Ellen May - Ellen May Research Institute


Selasa, 23 Juni 2020 / 17:22 WIB
Peluang PTBA setelah dua hari auto reject bawah
ILUSTRASI. Ellen May, Pengamat Pasar Modal dan pendiri Ellen May Institute. 

Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi salah satu perusahaan yang membagikan dividen besar pada tahun ini. Nilainya mencapai Rp 326 per saham dengan yield sekitar 13%. 

Namun saat ex-date dividen pada Jumat (19/6) lalu, saham ini langsung turun hingga terkena auto reject bawah (ARB). Penurunan hingga menyentuh batas ARB berlanjut pada Senin (22/6). 

Hari ini, saham PTBA masih ditutup melemah, meski tidak lagi menyentuh ARB. Ini membuka peluang mendulang cuan dari saham ini.

Kami mereferensikan pembelian PTBA untuk swing trading dengan pembelian maksimal di 2.060 sebanyak maksimal 5% dari modal swing trading. Jual jika harga turun dari 1.920 untuk pembatasan risiko dengan perkiraan profit taking di kisaran 2.500-2.550.

Fundamental PTBA

Dari sisi fundamental, kinerja PTBA sedang tertekan. Pendapatan PTBA di kuartal-I 2020 mencapai Rp 5,12 triliun, turun 4,02% YoY. 

Volume penjualan meningkat 3% YoY mencapai 6,8 metrik ton. Laba bersih PTBA di periode yang sama cuma Rp 908 miliar, turun 21% YoY dengan margin 17,7%. 

Walaupun volume penjualan meningkat, pendapatan turun karena HBA dan harga batubara Newcastle menurun. Selain itu, weighted average selling price turun 3,9% menjadi Rp 741.845 per ton.

Pendapatan keuangan naik 9,8% YoY karena adanya kenaikan deposito. Beban bunga bank dan utang sewa mencapai Rp 22 miliar, naik 20.3% YoY. 

Beban penjualan mengalami kenaikan 1,06% YoY dan beban usaha meningkat 13% YoY. 

Utang jangka panjang pendek PTBA mencapai Rp 4,4 triliun, naik 6,3% YoY. Utang jangka panjang sebesar Rp 3,3 triliun naik 8,8% YoY. 

Cash ratio PTBA masih solid sebesar 1,67 kali dengan kas Rp 7,5 triliun. Interest coverage ratio PTBA sebesar 8,4 kali.

Lini Bisnis PTBA

Segmen utama PTBA adalah tambang batubara, meliputi kegiatan eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian, pengangkutan dan perdagangan, pemeliharaan dermaga khusus batubara, pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap dan jasa konsultasi serta rekayasa dalam bidang pertambangan batubara. 

PTBA juga memiliki segmen bisnis lainnya, yaitu jasa kontraktor pengolahan briket, perkebunan sawit, dan pengolahan sawit dan jasa kesehatan. 

Selain itu, PTBA juga sudah memegang kontrak sebagai pemaok batubara untuk proyek-proyek strategis pemerintah. Selain itu ada proyek PLTU Suralaya, PLTU Bukit Asam dan PLTU Banjarsari.



TERBARU
Terpopuler

[X]
×