kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Peter Lynch: Beli apa yang Anda pahami

oleh Lukas Setia Atmaja - Financial Expert Prasetiya Mulya Business Schoo


Sabtu, 17 Agustus 2019 / 14:05 WIB
Peter Lynch: Beli apa yang Anda pahami

Sumber: Harian KONTAN | Editor: Noverius Laoli

Hanes menaruh Leggs bersama permen karet, baterai dan alat cukur di rak dekat kasir. Strategi ini didasarkan pada hasil riset bahwa wanita 12 kali lebih sering pergi ke supermarket daripada department store.

Ketika sang isteri menceritakan tentang Leggs, Lynch segera mencium potensi sukses produk ini. Setelah melakukan sedikit riset tambahan terhadap Hanes, Lynch memutuskan untuk membeli saham ini.

Leggs menjadi salah satu produk konsumer terlaris di AS pada dekade 1970 dan Lynch menikmati keuntungan dari kenaikan harga saham Hanes sebesar 500%.

Kisah menarik lain adalah saat Peter lynch mengumpulkan siswa SMU di Massachusetts tahun 1990. Ia memberi mereka modal untuk membeli saham.

Salah satu kelompok siswa membentuk portofolio saham yang kinerjanya ternyata bagus sekali. Portofolio saham mereka menghasilkan keuntungan 70% setahun, jauh di atas indeks pasar (S&P 500) yang hanya 26%.

Mereka bahkan mengalahkan mayoritas reksadana yang dikelola oleh fund manager profesional.

Peter Lynch lalu mencari tahu rahasia atau alasan para siswa tersebut dalam memilih saham. Ternyata mereka memilih saham perusahaan-perusahaan yang menghasilkan produk yang mereka gunakan sehari-hari.

Misalnya, Mc Donald, Dysney, Nike, Wal Mart, IBM, National Pizza, Kellog, Hasbro. Ternyata siswa SMU menerapkan strategi yang mirip dengan lynch, yakni "Buy what you know

Penasaran dengan strategi minimalis tetapi hasilnya maksimal ini? Mari kita coba membentuk portofolio saham dengan cara seperti itu. Pilihlah saham yang produknya, baik barang atau jasa, kita gunakan sehari-hari.




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×